Posts

Showing posts from September 13, 2026

Lingga Semu Berinskripsi Kedungpanji

Image
1. Lingga Semu Kedungpanji        Lingga Semu Kedungpanji berada di taman kantor desa yang pada mulanya ditemukan di Dusun Pandean. Lingga semu berbahan batu andesit berwarna abu-abu dengan tinggi 71 cm, lebar 22 cm, dan tebal 22 cm. Penyebutan lingga semu dikarenakan bentuknya seperti lingga namun tidak sempurna (tidak memunuhi unsur tri bhaga). Pada dasarnya, konsep Lingga mencerminkan konsep Tri Bhaga yaitu Brahma Bhaga (dasar), Wisnhu bhaga (badan) dan Siwa Bhaga (puncak) (Rema dan Sunarya, 2015). Lingga semu pada bagian atas berbentuk bulatan,  badan memiliki bentuk persegi delapan (octagonal) dan bagian dasar tidak utuh. Berbeda dengan lingga semu yang berada di area yang sama, lingga semu Kedungpanji tidak memiliki hiasaan maupun inskripsi yang tertulis di semua sisi. Pada masa Jawa kuno, konsep lingga adalah simbol penting yang melambangkan Dewa Siwa dan unsur maskulin (purusa). Lingga sering dipasangkan dengan yoni sebagai simbol Dewi Parwati dan unsur ...

Arca dan Fragmen Arca Lembeyan Wetan

Image
1. Arca Perwujudan Lembeyan Wetan            Arca Perwujudan Lembeyan Wetan terletak di Kantor Desa Lembeyan Wetan, Kec. Lembeyan, Kabupaten Magetan. Arca memiliki ukuran panjang 31 cm, lebar 35 cm, dan tinggi 77 cm. Arca digambarkan dalam posisi berdiri samabhangga. Bertangan empat, kedua tangan depan berada di depan perut, telapak tangan aus (tidak terlihat apa yang dibawa). Tangan kanan belakang ditekuk ke atas (tidak terlihat apa yang dibawa karena aus). Di antara stela dan tangan kanan belakang terdapat hiasan garis-garis seperti hiasan surya Majapahit. Sama seperti tangan kanan, tangan kiri belakang juga ditekuk ke atas, dan atribut yang dibawanya juga tidak jelas karena sangat aus. Bagian mahkota arca sebenarnya sudah rusak/hilang, dan tidak diketahui dengan pasti bentuknya, akan  tetapi ditambal dengan bahan baru dan dibentuk seperti mahkota, dengan lem yang terlihat melekat di seluruh mahkota, muka, dan sebagian di dada (terlihat agak men...

Makam Hastana Giripurno

Image
1. Bangunan Makam Hastana Giripurno           Bangunan Makam Hastana Giripurno berada di Puncak Gunung Bancak Desa Giripurno Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan. Sebelum memasuki bangunan utama, terdapat gapura paduraksa dengan struktur bata merah berplester dan cat berwarna putih. Gapura Paduraksa umumnya berfungsi sebagai pembatas antara halaman luar dengan halaman utama (tempat yang lebih suci/sakral) (Fitri, 7 : 2018). Sebelum memasuki gapura paduraksa terdapat beberapa anak tangga dengan tiga teras dengan material batu alam. Terdapat tiga pintu pada gapura paduraksa tersebut yaitu sisi selatan, tengah, dan sisi utara. Ketiga pintu ini berupa kupu tarung dengan bukaan ke dalam. Gapura ini menghadap ke timur. Bagian atap terdapat tulisan dengan aksara jawa baru.           Pada halaman utama terdapat pohon spreh, beberapa makam, dan bangunan utama. Di dalam bangunan utama tersebut terdapat beberapa makam tokoh yaitu Makam ...

Arca Kelurahan Magetan

Image
          1.        Arca Ganesha Kelurahan Magetan           Arca terbuat dari Batu Andesit berwarna Hitam. Arca ini digambarkan duduk di atas alas berbentuk bundar yang polos, tanpa ornamen. Arca dan lapik dipahatkan dalam satu batu utuh (Monolith). Arca Ganesha memiliki ciri khas seperti telinga gajah yang lebar, belalai, dan perut buncit (tundila). Pada bagian rambut atau hiasan kepala arca terlihat aus. Kepala arca dihiasi dengan rambut kerting yang disanggul di bagian belakang bawah kepala. Terdapat atribut berupa kalung pada bagian leher arca. Arca ini memiliki dua tangan dan dilengkapi dengan atribut keyura (kelat bahu) yang dihiasi dengan motif bunga. Pada pergelangan tangan, terdapat gelang sebagai atribut tambahan. Badan arca dihiasi dengan upavita yang melintang dari bahu kiri ke pinggang kanan. Arca ini duduk dalam posisi kurmāsana, yaitu bersila dengan telapak kaki kanan dan kiri yang bertemu. A...